Psikometrika adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari pengukuran dan analisis data psikologis, terutama dalam konteks tes, penilaian dan evaluasi. Psikometrika berfokus pada pengembangan dan validasi instrumen pengukuran psikologis, seperti:
Bidang Utama
1. Teori Pengukuran: Konsep dasar pengukuran, skala pengukuran, dan properti pengukuran.
2. Analisis Statistik: Metode statistik untuk menganalisis data psikologis.
3. Tes dan Penilaian: Pengembangan, validasi, dan implementasi tes psikologis.
4. Evaluasi Program: Evaluasi efektivitas program pendidikan dan psikologis.
Metode dan Teknik
1. Analisis Faktor: Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi data.
2. Analisis Klasifikasi: Mengelompokkan individu berdasarkan karakteristik.
3. Analisis Regresi: Memprediksi hubungan antara variabel.
4. Teori Respons Butir: Mengukur kemampuan dan kesulitan butir soal.
Aplikasi Psikometrika
1. Pendidikan: Evaluasi kemajuan siswa, pengembangan kurikulum.
2. Psikologi Klinis: Diagnosis dan penilaian gangguan mental.
3. Psikologi Industri: Seleksi dan evaluasi kinerja karyawan.
4. Riset: Pengumpulan dan analisis data psikologis.

Tokoh Penting
1. Francis Galton: Pelopor psikometrikaa.
2. Karl Pearson: Pengembang konsep korelasi.
3. Louis Thurstone: Pengembang teori faktor.
4. Rasch: Pengembang model Rasch untuk analisis data.
Sumber Belajar
1. Buku “Psikometrika” oleh Jumadi: Pengantar psikometrika.
2. Buku “Analisis Data Psikologis” oleh Djamaluddin: Aplikasi statistik.
3. Jurnal Psikometrikaa Indonesia: Publikasi riset psikometrikaa.
4. Kursus online Psikometrikaa: Platform seperti Coursera, edX.
