Isolasi jamur dilakukan untuk mendapatkan kultur murni jamur dari sampel lingkungan (seperti tanah, kayu, udara, atau jaringan tanaman).
Tujuan Isolasi Jamur
- Mendapatkan kultur murni jamur untuk penelitian atau produksi.
- Memisahkan jamur dari kontaminan seperti bakteri atau jamur lain.
- Memperbanyak jamur dari spora, jaringan tubuh buah, atau dari lingkungan alami.
Metode Isolasi Jamur
Ada beberapa metode tergantung asal jamur:
1. Isolasi dari Jaringan Tubuh Buah
Biasanya dipakai untuk jamur makroskopis seperti jamur tiram, jamur kuping.
Langkah-langkah:
- Pilih bagian jamur segar yang sehat (hindari bagian busuk).
- Potong kecil bagian dalam tubuh buah (menghindari bagian luar yang penuh kontaminan).
- Sterilkan alat (scalpel, pinset) di atas api bunsen.
- Tempelkan potongan jaringan pada media PDA steril.
- Tutup rapat, beri label, dan inkubasi suhu 25–28°C.
📌 Tujuan ambil bagian dalam: lebih steril daripada bagian luar jamur.
2. Isolasi dari Spora
Biasanya untuk jamur yang menghasilkan spora banyak, seperti kapang dan jamur reproduktif.
Langkah-langkah:
- Ambil sedikit spora menggunakan loop steril atau cotton bud.
- Gosokkan ke permukaan media agar merata.
- Inkubasi di suhu sesuai kebutuhan jamur.
📌 Bisa juga dilakukan “spore dilution” — mencampur spora ke air steril, lalu diteteskan ke media.
3. Isolasi dari Lingkungan (Tanah, Kayu, Udara)
Untuk jamur liar atau jamur endofit.
Langkah-langkah:
- Untuk tanah: ambil tanah, encerkan dalam air steril, lalu tuang ke media.
- Untuk udara: buka cawan berisi media steril selama beberapa menit di lokasi yang diinginkan, lalu tutup kembali.
- Untuk kayu: ambil serpihan kayu steril dari bagian dalam.
Media yang Sering Dipakai
- PDA (Potato Dextrose Agar): umum dan cocok untuk banyak jenis jamur.
- MEA (Malt Extract Agar): bagus untuk jamur kayu.
- SDA (Sabouraud Dextrose Agar): cocok untuk jamur patogen (medis).
Masalah Umum Saat Isolasi
| Masalah | Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Banyak Kontaminasi | Alat/media kurang steril | Gunakan teknik aseptik ketat |
| Jamur Lambat Tumbuh | Kondisi inkubasi kurang ideal | Perbaiki suhu, kelembapan |
| Jamur Tidak Murni | Kultur tercampur jamur lain/bakteri | Subkultur dari koloni tunggal |
Tips Sukses Isolasi Jamur
- Selalu kerja di dekat api bunsen atau laminar air flow untuk menjaga area steril.
- Sterilisasi alat sebelum dan sesudah menyentuh sampel.
- Gunakan media antibiotik jika banyak bakteri (opsional, tergantung kebutuhan).
- Label jelas (tanggal, jenis sampel) untuk memudahkan monitoring.

