Untuk menjalankan program, komputer harus mengubah kode sumber yang ditulis manusia (dalam bahasa pemrograman) menjadi instruksi mesin yang bisa dimengerti oleh prosesor. Proses ini melibatkan beberapa tahap.
1. Penulisan Kode Sumber
Programmer menulis kode dalam bahasa tingkat tinggi seperti:
-
Python, Java, C, C++, JavaScript, dll.
Contoh:
print(“Halo Dunia”)
2. Penerjemahan Kode Sumber
Kode ini tidak bisa langsung dijalankan oleh komputer, karena prosesor hanya mengerti bahasa mesin (kode biner, seperti 101010…).
Maka dibutuhkan alat penerjemah, yaitu:
🔹 a) Compiler
-
Menerjemahkan seluruh kode menjadi file executable (misalnya
.exe). -
Digunakan pada bahasa seperti C, C++, Rust.
-
Contoh:
GCC,javac.
🔹 b) Interpreter
-
Membaca dan mengeksekusi kode baris demi baris secara langsung.
-
Digunakan pada bahasa seperti Python, JavaScript.
-
Contoh:
python,node.
Beberapa bahasa (seperti Java) menggunakan kompilasi ke bytecode, lalu dijalankan oleh virtual machine (JVM) – ini gabungan antara compiler dan interpreter.
3. Eksekusi oleh CPU
Setelah diterjemahkan:
-
Kode berubah menjadi instruksi mesin.
-
CPU membaca dan menjalankan instruksi tersebut.
-
Program mulai melakukan tugasnya: mencetak teks, menghitung, membuka f
Proses Sederhana:
Kode Sumber → [Compiler/Interpreter] → Bahasa Mesin → CPU Jalankan → Output
Contoh Sederhana (Python):
Kamu ketik:
print(“Halo Dunia”)
-
Python interpreter membaca kode itu.
-
CPU menjalankan perintah untuk menampilkan “Halo Dunia”.
-
Kamu melihat hasil di layar.
Komputer menjalankan program melalui proses penerjemahan kode sumber (yang ditulis manusia dalam bahasa pemrograman seperti Python, C, Java) menjadi instruksi yang bisa dipahami oleh mesin (bahasa mesin). Proses ini dilakukan oleh dua jenis alat utama: compiler dan interpreter.
Pengertian Compiler
Compiler (atau kompilator) adalah sebuah program komputer yang berfungsi untuk menerjemahkan seluruh kode sumber yang ditulis dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi (seperti C, C++, atau Java) menjadi kode mesin atau bahasa yang dimengerti oleh komputer (biasanya berupa file executable seperti .exe di Windows).
Cara Kerja Compiler secara Sederhana:
-
Input: Kode sumber yang ditulis oleh programmer.
-
Proses:
-
Compiler membaca seluruh kode.
-
Mengecek kesalahan (syntax).
-
Mengubahnya menjadi kode mesin.
-
-
Output: File program siap jalan (biasanya berupa binary/executable).
Contoh Kasus:
Saat dikompilasi, compiler seperti GCC akan mengubah kode ini menjadi file .exe (di Windows) atau file biner (di Linux), yang bisa langsung dijalankan tanpa butuh kode sumbernya lagi.
Ciri-Ciri Compiler:
-
Menerjemahkan seluruh kode sekaligus.
-
Menghasilkan file output (executable).
-
Kesalahan (error) ditampilkan sebelum program dijalankan.
-
Contoh compiler: GCC (C/C++), javac (Java), Rustc (Rust), Go compiler.
Pengertian Interpreter
Interpreter adalah program yang berfungsi untuk membaca dan menjalankan kode sumber baris demi baris secara langsung, tanpa mengubah seluruh kode menjadi file biner terlebih dahulu seperti pada compiler.
Cara Kerja Interpreter secara Sederhana:
-
Input: Kode sumber yang ditulis programmer.
-
Proses:
-
Interpreter membaca satu baris kode.
-
Mengeksekusi langsung baris tersebut.
-
Melanjutkan ke baris berikutnya sampai selesai.
-
-
Output: Hasil program langsung muncul di layar, tanpa membuat file executable.
# Program Python sederhana
print(“Halo Dunia!”)
Ketika kamu menjalankan program ini dengan interpreter Python, hasilnya langsung muncul di layar tanpa perlu dikompilasi terlebih dahulu.
Ciri-Ciri Interpreter:
-
Menjalankan kode baris demi baris.
-
Tidak menghasilkan file biner.
-
Cocok untuk pengembangan cepat dan belajar.
-
Kesalahan (error) terdeteksi saat baris itu dijalankan.
-
Contoh interpreter: Python, JavaScript (V8), Ruby, PHP.
| Compiler | Interpreter |
|---|---|
| Terjemahkan seluruh kode | Jalankan kode baris per baris |
| Hasilkan file executable | Tidak buat file executable |
| Cepat saat dijalankan | Lebih lambat saat dijalankan |
| Cocok untuk aplikasi besar | Cocok untuk belajar atau prototipe |

Menjalankan program di komputer melibatkan proses penting: kode yang ditulis manusia harus diterjemahkan ke bahasa mesin agar bisa dimengerti dan dijalankan oleh prosesor. Di sinilah peran compiler dan interpreter menjadi sangat penting.
-
Compiler: menerjemahkan seluruh kode sekaligus sebelum dijalankan.
-
Interpreter: menjalankan kode baris demi baris secara langsung.
Dengan memahami cara kerja keduanya, kita bisa lebih mengerti bagaimana program bekerja “di balik layar”, serta memilih pendekatan yang tepat sesuai kebutuhan—apakah itu efisiensi, kecepatan, atau kemudahan pengembangan.
Kesimpulan: Komputer menjalankan program melalui proses penerjemahan kode menjadi instruksi mesin, yang dilakukan oleh compiler atau interpreter, sehingga program bisa berjalan sebagaimana mestinya.
