Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL, DAN BERKEPRIBADIAN
facebook
youtube
instagram
Pusat Pengelolaan Digitalisasi Penjaminan Mutu Universitas Medan Area
Call Support 0823-6994-9970
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • BERANDA
  • TENTANG
    • PROFIL
    • VISI DAN MISI
    • STRUKTUR ORGANISASI
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • APLIKASI
      • PERPUSTAKAAN UMA
      • ACADEMIC ONLINE CAMPUS (AOC)
      • REPOSITORI UMA
      • TRACER STUDY (ALUMNI)
      • JURNAL
      • E-LEARNING UMA
      • DIREKTORI MAHASISWA
    • ARSIP
      • PERUBAHAN DATA MAHASISWA DI PDDIKTI
      • Buku Pedoman Universitas Medan Area
      • KURIKULUM
        • Kurikulum Teknik
        • Kurikulum Pertanian
        • Kurikulum Ekonomi dan Bisnis
        • Kurikulum Hukum
        • Kurikulum Isipol
        • Kurikulum Psikologi
        • Kurikulum Saintek
        • Kurikulum Agama Islam
      • Kalender Akademik Universitas Medan Area
      • Artikel
    • Helpdesk P2DIK
  • id
    • en
    • id

Bagaimana Kota-Kota Besar Beradaptasi terhadap Krisis Iklim?

Home > Artikel > Bagaimana Kota-Kota Besar Beradaptasi terhadap Krisis Iklim?

Bagaimana Kota-Kota Besar Beradaptasi terhadap Krisis Iklim?

Posted on 5 Desember 2025 by Laila Mustika
0

Perubahan iklim kini menjadi tantangan terbesar bagi kawasan urban di seluruh dunia. Dengan lebih dari separuh penduduk dunia tinggal di kota—angka yang terus meningkat—wilayah perkotaan berada di garis depan risiko lingkungan: mulai dari banjir, gelombang panas, badai ekstrem, hingga kekeringan. Kota-kota besar harus beradaptasi dengan cepat untuk melindungi jutaan warganya serta memastikan keberlanjutan ekonomi dan lingkungan.

Artikel ini mengulas strategi dan tantangan adaptasi iklim di kota besar, sekaligus pelajaran yang dapat diterapkan pada kota-kota di negara berkembang seperti Indonesia.

1. Kota sebagai Episentrum Krisis Iklim

Pertumbuhan pesat penduduk dan infrastruktur menjadikan kota rentan terhadap ancaman iklim. Kota pesisir menghadapi kenaikan permukaan laut dan banjir rob, sementara kota tropis memikul beban gelombang panas dan curah hujan ekstrem. Sayangnya, banyak kota global belum memiliki perencanaan adaptasi yang komprehensif, termasuk kurangnya analisis risiko jangka panjang dan minimnya integrasi antara faktor lingkungan dan kondisi sosial-ekonomi.

Karena kerentanan ini, adaptasi bukan lagi pilihan—melainkan kebutuhan mendesak.

2. Strategi Adaptasi: Dari Infrastruktur hingga Ruang Publik

Kota-kota besar telah mengembangkan berbagai pendekatan inovatif untuk menghadapi perubahan iklim. Beberapa strategi paling efektif meliputi:

a. Memperluas Ruang Hijau untuk Menahan Panas dan Banjir

Fenomena urban heat island membuat suhu di kota besar meningkat tajam. Untuk mengatasinya, banyak kota memperluas ruang hijau: taman, jalur hijau, hutan kota, hingga atap hijau (green roofs). Pepohonan membantu menyerap panas, meningkatkan kualitas udara, dan memperlambat limpasan air hujan—mengurangi risiko banjir.

Arsitektur ramah iklim seperti green walls dan material permeabel juga semakin banyak diterapkan untuk mengurangi genangan dan menjaga suhu lingkungan.

b. Membangun Infrastruktur Air yang Adaptif

Konsep “kota spons” menjadi tren di berbagai kota modern. Infrastruktur seperti lahan resapan, kolam retensi, taman hujan, dan kanal alami membantu menyerap dan menahan air hujan. Pendekatan ini jauh lebih efektif dan berkelanjutan dibandingkan mengandalkan betonisasi semata.

Selain itu, restorasi ekosistem pesisir—rawa, mangrove, dan dataran banjir—menjadi benteng alami terhadap banjir rob dan badai.

c. Perencanaan Kota Berbasis Ketahanan

Banyak kota mulai mengadopsi climate action plan yang mencakup mitigasi dan adaptasi. Chicago, misalnya, sudah mengintegrasikan target pengurangan emisi, infrastruktur tahan banjir, dan kebijakan energi bersih dalam rencana kotanya.

Di kota lain, adaptasi sosial-ekonomi juga menjadi kunci. Program urban farming seperti di Rosario, Argentina, membantu meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menyediakan ruang hijau produktif di tengah kota.

d. Transisi Energi Bersih dan Efisiensi Bangunan

Selain merespons dampak perubahan iklim, banyak kota berupaya mengurangi sumber masalahnya: emisi karbon. Penerapan energi terbarukan, bangunan hemat energi, dan sistem energi terdesentralisasi membuat kota lebih mandiri dan tangguh ketika menghadapi gangguan akibat cuaca ekstrem.

3. Tantangan Besar yang Masih Menghambat Banyak Kota

Meski banyak strategi efektif, banyak kota dunia masih belum siap menghadapi perubahan iklim. Beberapa hambatan utama meliputi:

  • Keterbatasan ruang terbuka hijau akibat pembangunan padat

  • Infrastruktur tua yang tidak dirancang untuk cuaca ekstrem

  • Minimnya pendanaan adaptasi

  • Kurangnya koordinasi lintas instansi dan lintas sektor

  • Perencanaan jangka panjang yang belum terintegrasi dengan risiko iklim masa depan

Tanpa intervensi besar, kota-kota besar akan semakin rentan pada dekade mendatang.

4. Pelajaran Penting untuk Kota di Indonesia

Kota-kota Indonesia—Jakarta, Surabaya, Medan, Semarang, dan lainnya—menghadapi risiko iklim yang mirip dengan kota tropis dan pesisir di dunia. Beberapa langkah yang dapat diterapkan meliputi:

• Mengembangkan ruang hijau kota dan koridor ekologis

Penanaman pohon, taman kota, dan revitalisasi sungai dapat mengurangi panas sekaligus membantu pengendalian banjir.

• Mengadopsi konsep kota spons

Lahan resapan, sumur injeksi, taman hujan, dan restorasi mangrove bisa menjadi solusi jangka panjang.

• Membangun perencanaan kota berbasis data dan risiko

Kota perlu melibatkan model prediksi iklim, pemetaan risiko banjir dan panas, serta perencanaan tata ruang yang berorientasi ketahanan.

• Mendorong partisipasi masyarakat

Edukasi publik, pengelolaan sampah, urban farming, hingga gotong-royong menjaga ruang publik dapat memperkuat adaptasi iklim di tingkat warga.

• Investasi pada energi bersih dan infrastruktur efisien

Transisi menuju bangunan hemat energi dan transportasi rendah emisi akan membantu kota lebih adaptif dan berkelanjutan.

Kesimpulan

Kota-kota besar sedang berada di persimpangan penting: apakah mereka siap beradaptasi dengan perubahan iklim atau akan terus rentan terhadap dampaknya. Strategi seperti memperluas ruang hijau, membangun infrastruktur air yang adaptif, merencanakan kota berbasis risiko, dan beralih ke energi bersih telah menunjukkan hasil positif di berbagai negara.

Indonesia dan kota-kotanya memiliki peluang besar untuk menerapkan pendekatan serupa—memadukan pengetahuan global dengan kearifan lokal. Adaptasi iklim bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga gerakan kolektif yang akan menentukan masa depan kota bagi generasi mendatang.

Post Views: 247

p2dpm_uma

Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate

#PRESTASIDOSENUMA Selamat & Sukses Kepada 23 Dosen #PRESTASIDOSENUMA
Selamat & Sukses Kepada 23 Dosen Universitas Medan Area atas Penandatanganan Kontrak Program Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat DPPM KEMDIKTISAINTEK Tahun Anggaran 2026
.
Informasi dan Pendaftaran Mahasiswa Baru :
➖➖➖➖➖➖➖
https://pmb.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811 6013 888

#ptssehat #ptsterbaik #UMAkampusJuara #KampusUnggul
Get @reshare_app • @umabestari #REKORMURI Rektor U Get @reshare_app • @umabestari #REKORMURI
Rektor Universitas Medan Area Menjadi Salah Satu Pemateri Dalam Pemecahan Rekor MURI dalam Seminar 10 Pohon Ilmu dan Peserta Terbanyak yang di selenggarakan oleh Kantor LLDIKTI Wilayah I Sumut
.
Informasi dan Pendaftaran Mahasiswa Baru :
➖➖➖➖➖➖➖
https://pmb.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811 6013 888

#ptssehat #PTSterbaik
#UMAkampusJuara #KampusUnggul
Get @reshare_app • @umabestari #KUNJUNGAN Kunjunga Get @reshare_app • @umabestari #KUNJUNGAN
Kunjungan Dr. dr. Delyuzar, M.Ked.(PA), Sp.PA(K), Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) Asosiasi Masjid Kampus
Indonesia (AMKI) Sumatera Utara ke Universitas Medan Area Dalam rangka melihat Pelaksanaan Pemotongan Hewan Qurban.
.
Informasi dan Pendaftaran Mahasiswa Baru :
➖➖➖➖➖➖➖
https://pmb.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811 6013 888

#ptssehat #PTSterbaik
#UMAkampusJuara #KampusUnggul
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H
Yuk, buruan daftar sekarang! Yuk, buruan daftar sekarang!
Get @reshare_app • @umabestari #SOSIALISASI Dinas Get @reshare_app • @umabestari #SOSIALISASI
Dinas Pariwisata Medan dan Universitas Medan Area  berkolaborasi melaksanakan Sosialisasi Kompetisi Desain Logo HUT Kota Medan ke-436 Tahun 2026.
#PMBUMA2026 Yuk.. Join di Kampus Unggul Universi #PMBUMA2026 

Yuk.. Join di Kampus Unggul Universitas Medan Area. Dapatkan Beragam Fasilitas Pendidikan dan Beasiswa Hingga 100%. . 

Informasi dan Pendaftaran Mahasiswa Baru : 

➖➖➖➖➖➖➖
 https://pmb.uma.ac.id 
➖➖➖➖➖➖➖ 

Call Center UMA : 
☎️0811 6013 888 

#ptssehat #ptsterbaik #UMAkampusJuara
Get @reshare_app • @umabestari #JADWALUTSUMA Selam Get @reshare_app • @umabestari #JADWALUTSUMA
Selamat Melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang dilaksanakan tanggal 11 Mei s.d. 25 Mei 2026
.
Informasi dan Pendaftaran Mahasiswa Baru :
➖➖➖➖➖➖➖
https://pmb.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811 6013 888

#ptssehat #ptsterbaik #UMAkampusJuara #KampusUnggul
Follow on Instagram

Lokasi P2DPM

url url url url url url url url url url url url

Kategori

  • Berita Terbaru
  • Pengumuman
  • Berita Kegiatan
  • Artikel

POSTINGAN TERPOPULER

  • Memahami Perbedaan Waktu: AM/PM, Zona Waktu, dan Sistem Jam
  • Cara Melihat IP Address di Semua Jenis Perangkat dan Jenis-Jenisnya
  • Dasar-Dasar Desain Grafis: Prinsip yang Harus Diketahui Pemula
  • Manfaat Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Untuk Kehidupan
  • Pengertian Gelombang Longitudinal dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-Hari
KAMPUS 1
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168, Call Canter : 0811-6013-888
[email protected]
KAMPUS 2
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20122
(061) 42402994, HP : 0811 607 259
[email protected]
© 2026 P2A2I - Universitas Medan Area